Berita Terbaru Religi Setiap muslim dianjurkan untuk mengemas ibadah sebaik mungkin supaya mendapatkan pahala yang lebih besar dari Allah SWT. Niat adalah keinginan seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Niat letaknya ada di dalam hati dan tidak dilafadzkan.

Hati merupakan salah satu pengukur paling penting untuk menimbang amal dan dengan hati juga terkait pada suatu ketakwaan seseorang. Sebagaimana Nabi Shalallahu’alaihi wassalam bersabda :

 

Kiat-Kiat Menggapai Pahala Yang Besar Dalam Beramal Saleh

 

 

”Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh dan bentukmu, tetapi Dia melihat kepada hatimu.” (H.R. Muslim).

Dengan memiliki niat dan hati yang tulus dalam menyempurnakan ibadah akan mendapatkan pahala yang berlipat. Niat yang tulus dan rasa ikhlas ini terletak di dalam hati dan tidak harus diucapkan lalu terpancar dalam berbagai tindakan nyata yang berguna.

Dikutip dari Channel YouTube Khalid Basalamah Official, mubaligh Ustadz Khalid Basalamah menceritakan bahwa para sahabat kurang lebih 6 bulan sebelum Idul Adha mereka sudah membeli domba lalu sengaja dirawat, diberi makan, digemukkan domba-domba tersebut sampai Hari Idul Adha tiba.

Sehingga kondisi domba tersebut sangat besar dan sempurna, lalu domba tersebut segera disembelih untuk Allah SWT, itulah yang namanya kemasan.

Beda pula pahalanya dengan orang-orang yang berkurban pada hari tersebut (Idul Adha) seperti membeli apa saja yang ada, kemudian langsung disembelih.

Ustadz Khalid Basalamah kembali menceritakan, dalam mengemas amal saleh sama seperti orang yang sholat tengah malam. Beda pahalanya antara orang yang tiba-tiba terbangun lalu melaksanakan sholat, dengan orang yang telah memiliki niat untuk melaksanakan sholat malam.

Di mana ia telah mempersiapkan alat sholatnya, membersihkan dirinya, memakai baju yang terbaik. Maka ia akan mendapatkan 2 kali lipat pahala; pahala dari sholat malam dan pahala kemasannya itu.

“Jadi mengemas ibadah itu bagus asal ada perintahnya ibadah itu,” ujar Ustadz Khalid Basalamah.

Termasuk juga meninggalkan dosa-dosa, ketika kita bisa mengemas keadaan supaya tidak terjerumus dalam dosa dan maksiat. Maka hal ini akan mendapatkan ekstra pahala.

Semakin tinggi tingkat ketulusan dan keikhlasan kita dalam menyempurnakan ibadah, semakin besar pula pula balasannya di akhirat dan semakin tinggi pula martabat kita di sisi Allah Ta’ala.

“Makin besar upaya kita untuk kebaikan-kebaikan tersebut, maka makin besar pula pahalanya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *