Berita Terbaru Religi Adu domba atau namimah merupakan salah satu bentuk kejahatan lisan, yang dianggap remeh namun berdampak sangat besar bahkan bisa memicu perselisihan hingga perang. Perilaku ini menjadi penghalang masuk surga.

Dikatakan remeh sebab hal ini merupakan sesuatu yang dilakukan dengan bibir, yaitu berbicara.

Betapa bahayanya lisan jika kita tidak menjaganya. Kata-kata yang keluar seharusnya bermanfaat, bukan yang merugikan bahkan mengundang azab Allah Subhanahu wa ta’ala.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

Artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47).

 

Apa Saja Kerugian Dari Adu Domba ?

 

 

“Diam itu emas. Bagi siapa diam emas? Bagi mereka yang tidak mampu berkata-kata baik, lebih baik diam karena diam engkau menunjukan kualitas engkau. Makin banyak diam, tapi diamnya itu bermanfaat. Dibandingkan ketika ngomong, omongannya malah melukai orang, mengadu domba orang, membuat sakit hati orang,” kata pendakwah KH. Jujun Djunaedi.

Adu domba merupakan perbuatan yang sangat tercela, yang diharamkan dan menjadi penghalang untuk masuk ke dalam surga Allah.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda :

عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَجُلاً يَنِمُّ الْحَدِيثَ فَقَالَ حُذَيْفَةُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ ».

Artinya: “Dari Hudzaifah, beliau menerima laporan ada tukang adu domba. Ia mengatakan : aku mendengar Rasulullah bersabda, “Pelaku adu domba tidak akan masuk surga” (HR Muslim, no. 303).

Dalam hadist lain Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam juga bersabda :

“Telah menceritakan kepada kami (Sufyan) dari (Ibnu Abul Husain) dari (Syahr bin Hausyab) dari (Abdurrahman bin Ghanm) dan sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: ‘Sebaik-baik hamba Allah ialah hamba yang senantiasa mengingat Allah, dan seburuk-buruk hamba Allah ialah orang-orang yang suka mengadu domba, suka memecah belah antara orang-orang yang saling mengasihi, serta mereka yang suka berbuat zhalim, mencerai-beraikan manusia dan selalu menimbulkan kesusahan’.” (HR Imam Ahmad, no. 17312).

KH Jujun Djunaedi menjelaskan soal pelaku adu domba tidak akan masuk surga, karena batin orang pengadu domba sangat kotor.

“Surga itu tempat aman, surga itu darussalam, tempatnya orang-orang yang selamat. Surga itu dipenuhi dengan keindahan. Tidak ada caci-maki, tidak ada kotoran, baik kotoran lahir maupun kotoran batin. Karena surga diperuntukan untuk orang-orang yang justru bisa membersihkan dirinya ketika hidup di dunia,” ujarnya.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *